Senin, 17 Januari 2011

Jamu Alternative untuk obat Katarak

Info Kesehatan - Katarak, anda sudah sering dengar dan tidak asing lagi sebagai penyakit mata di Indonesia yang sangat besar ditemukan mengingat negara kita yang tropis ini mempunyai kesempatan untuk menatap sinar berbahaya matahari khususnya ultra violet demikian besarnya. Daerah pesisir pantai yang amat panjang dan daerah pertanian yang begitu luas memberikan keadaan khusus bagi penduduk di daerah tersebut. 

Walaupun penyakit katarak penyebab utamanya adalah degeneratif yaitu penuaan yang biasanya menyerang pada orang tua dengan usia diatas 50 tahun, namun demikian untuk usia muda bahkan anak atau bayi baru lahirpun bisa terkena penyakit ini. 


Harusnya mata kita itu jernih yang disebut kristaline lens itu berarti lensa ini bagaikan kristal jadi bening dan jernih (kayak iklan operator seluler ya….), namun dengan perkembangannya karena rangsangan/ keadaan sesuatu maka lensa itu mengalami kekeruhan dengan lambat ataupun cepat dan tentu lama-kelamaan akan mengganggu penglihatan.

Selain usia hal lain yang mendorong lensa itu keruh adalah penyakit yang dideritanya, misal hypertensi, diabetes melitus/ kencing manis, asam urat dll.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah katarak, kalau kita menilik penyebabnya maka hindari penyebab itu, misal jika kita bekerja sehari-hari dengan hamparan sinar matahari (ultra violet) maka gunakan lensa atau kacamata hitam/sunglass, topi, payung dll. Anda mungkin tahu bahwa penduduk kampung para petani memakai caping (topi yang lebar terbuat dari anyaman bambu- dulu juga saya pakai saat di sawah he he ehe) itu sebenarnya sangat beremanfaat sekali untuk urusan katarak ini, walaupun hal itu tanpa disadari oleh para petani yang secara umum hanya difungsikan sebagai pelindung dari panas dan hujan saja.

Selain itu tentu konsumsi buah dan sayuran (bagaimanapun makanan itu yang membuat kita sehat atau sakit). Tentu dalam teori selalu makanlah dengan gizi yang seimbang, jangan lupa makan sayur dan buah karena disitulah tempatnya zat atau pigmen yang disebut karetenoid yang oleh tubuh sangat dihunakan untuk memperhatikan fungsi penglihatan. Sayur dan buah itu sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk segar atau paling tidak bisa juga dengan mengkonsumsi vit A, C dan E.

Buat yang sudah terlanjur katarak maka hanya bisa dengan Operasi Katarak dengan cara lensa yang keruh itu diangkat dan diganti dengan lensa tanam. Bagi yang punya tekanan darah tinggi harus dinormalkan dulu, begitu juga bagi penderita diabetes melitus.

Sekarang ada jamu atau obat tradisional yang walaupun diyakini bisa menghambat katarak namun tidak bisa diproduksi dalam bentuk obat tetes, karena ada ketentuan dari DepKes Ri dengan keputusan No. 570/D/SK/77 yang melarangnya… wah itu Keputusan dah lama banget… belum ada penggantinya yaaa.
Untuk itu yang mungkin pernah anda jumpai di daerah adalah ramuan jamu tradisional yang bisa diminum (katanya untuk memperlambat kataraknya). Ramuan itu adalah:
  • Daun Poncosudo 25 gram, daun trawas 7 gram, adas 5 gram, daun jinten 10 gram, daun sendok 8 gram, pulasari 7 gram dan air 2 gelas. Semua bahan di rebus hingga mendidih, api matikan dan biarkan tertutup, setelah hangat saring dan minum 2x sehari 1 gelas.
  • pilihan lain: herba meniran 25 gram, daun kembang sepatu 15 gram, herba sambiloto 30 gram, direbus dengan 2 gelas, proses selanjutnya sama dengan diatas
  • Kalau bahan diatas susah didapat, daun sambiloto satu genggam dan daun iler 5 lembar direbus dengan 2 gelas air
  • Bila masih tidak ketemu bahan diatas, wortel 2 batang dan ubi jalar diparut ditambah air dan diperas, ditambah madu diminum 2x sehari 3/4 gelas.
Untuk hasilnya belum tahu dan kelihatannya semua bahan itu adalah tumbuhan yang tidak beracun jadi kalaupun di coba yaaa gak masalah. Namun pastikan dengan berbagai informasi apakah bahan diatas berbahaya tidak. ok sobat.....

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jamu Alternative untuk obat Katarak